Jurusan Tanah

Selangkah Lebih Maju

Training Boost H2O di Bogor

01-Agu-2013 PSIK Kegiatan

Kegiatan training di lapangan untuk pengumpulan data hidrologi di Bogor merupakan salah satu kegiatan dari program BOOST H2O (Building Opportunity Out of Science and Technology: Helping Hydrologic Outreach) yang diikuti oleh 9 peserta dari beberapa universitas di Indonesia, yaitu UB (5orang), IPB (1 orang), UI (2orang), dan ITB (1 orang).


Kegiatan ini diselenggarakan oleh Water Resources and Remote Sensing The University of Georgia (Dr. Alan Milewski) bekerjasama dengan University of Kentucky (Dr. Alan Fryar dan Dr. Carmen Agouridis)bertempat di kampus IPB yang didampingi oleh Dr. Nora Pandjaitan (IPB) dan Dr. Agus Suhariyanto (UB). Materi yang diberikan lebih difokuskan pada restorasi sungai dan kualitas air yang mengalir di sungai, serta air sumur untuk konsumsi dengan melakukan pengukuran : a). Profil Sungai dan kecepatan aliran untuk mengetahui debit sungai; b). Penentuan Kualitas Tanah untuk mengetahui perkolasi dan adanya lapisan penghambat aliran air dalam tanah; c). Identifikasi Kualitas Air (pH dan Electrical Conductivity/EC); d). Pemetaan posisi sumur untuk mengetahui pola aliran air dalam tanah; e).Geolistrik untuk mengetahui posisi aquifer dalam tanah (geohidrologi).

 Selain kegiatan pengukuran, peserta diberi kesempatan untuk menganalisis integrasi dari data yang telah didapatkan di lapangan dengan mengaitkan dengan kondisi lahan (topografi, penggunaan lahan, dan batuan penyusun tanah).Pada kegiatan ini peserta juga diajak ke sekolah menengah umum untuk mengenalkan kegiatan BOOST ke sekolah dan sharing pengalaman tentang sistem pendidikan menengah yang ada di Indonesia. Pada akhirnya peserta akandiminta untuk memberikan pengalaman selama mengikuti training kepada mahasiswa atau siswa di sekolah menengah dan memberikan motivasi pentingnya menjaga lingkungan untuk mendapatkan kualitas hidrologi yang baik. Kegiatan ini akandilaksanakan selama 40 jam dan akan dilaporkan hasilnya kepada trainer dari The University of Georgia dan University of Kentucky.

 Kegiatan diakhiri dengan sharing rencana yang akan dilakukan setelah mengikuti kegiatan training dan rencana penelitian thesis yang sedang dan akan dilakukan. Dalam kesempatan ini para profesor memberikan saran tentang bagaimana strategi untuk dapat kuliah di luar negeri, khususnya Amerika, bagaimana kelemahan dan kelebihan serta karakter profesor yang ada di Amerika dan dunia pada umumnya.