Jurusan Tanah

Selangkah Lebih Maju

Tim IRC-MEDMIND dari Jurusan Tanah menghadiri Seminar Nasional di Universitas Mataram.

28-Peb-2014 PSIK Berita

semnasKemampuan daya dukung tanah dan lahan sebagai faktor utama produksi pangan dari tahun ke tahun semakin merosot seiring dengan meningkatnya degradasi yang menyebabkan menurunnya kualitas.  Meluasnya degradasi lahan akhir-akhir ini terjadi semakin cepat seiring dengan meningkatkan pembukaan hutan, lahan tambang, maupun kesalahan pengelolaan lahan pertanian. Perhatian terhadap penanganan tanah dan lahan terdegradasi masih sangat kurang, padahal salah kelola akan menjadi kendala penting dalam peningkatan keamanan dan ketahanan pangan.

Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FPUB), khususnya International Researh Centre for the Management of Degraded and Mining Lands (IRC-MEDMIND) bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Mataram (FP Unram) menyelengarakan Seminar Nasional tentang “Pengelolaan Lahan Terdegradasi untuk mendukung keamanan dan ketahanan pangan” pada hari Rabu (05/03) dikampus Universitas Mataram.

Tim IRC-MEDMIND dari Jurusan Tanah yang berangkat menghadiri acara tersebut adalah Prof. Dr. Wani Hadi Utomo sebagai Keynote Speaker, Prof. Ir. Eko Handayanto MSc., PhD sebagai Ketua Peneliti, Ir. Sri Rahayu Utami MSc., PhD. sebagai Anggota Peneliti dan Rurin Kurniasari SP, MP. selaku Administrasi.

Topik pembahasan pada seminar diantaranya tentang Konservasi Tanah & Mitigasi Degradasi Lahan, Remediasi Tanah & Lahan Terdegradasi, Dampak Sosial-ekonomi Degradasi Lahan, serta Keanekaragaman Tanaman Pangan Pada Lahan Terdegradasi. Artikel hasil workshop perserta juga nantinya akan diterbitkan di jurnal resmi IRC-MEDMIND yaitu Journal of Degraded and Mining Lands Management.

Profesor Wani Hadi Utomo akan menyampaikan materi Pemeliharaan Tanah-Tanah Terdegradasi Dalam Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan di Indonesia selama 40 menit, dilanjutkan oleh Profesor Wan Abas Zakaria dari Universitas Lampung dan kemudia Dr. Kurtubi dari Center for Petroleum and Energy Economic StUdies (CPEES) Indonesia yang mengangkat judul Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Double-Digit Dengan Ditunjang Oleh Perbaikan Tata Kelola SDA Migas, Energi dan Tambang Nasional.

Tujuan dari diadakannya acara ini adalah untuk meningkatkan kualitas IRC-MEDMIND melalui Diseminasi Penelitian dan Pertemuan Peneliti dengan stakeholders dan juga meningkatkan jumlah publikasi internasional agar terbagun awareness peneliti, pengambil kebijakan dan masyarakat tentang manajemen lahan terdegradasi akibat salah kelola lahan termasuk penambangan skala kecil dan kegiatan lainnya, khususnya di Lombok.

Sekitar 100 orang peserta yang terdiri dari akademisi, peneliti, pengambil kebijakan, masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat ditargetkan menghadiri seminar nasional dan lokakarya. [waw]

Sumber: prasetya online